"Allaahu Akbar!" Teriak para mujahid

Begitulah Rasulullah mengajarkan kepada umatnya ketika perang. Perang dalam artian yang luas. Kalimat “Allaahu akbar!” akan memberikan semangat untuk berbuat ikhlas lillaahita’alaa. Kalimat “Allaahu akbar!” juga akan menganggap kecil segala masalah yang ada di hadapan mengakibatkan keberanian yang nyata.

Kemaren saya nonton film Kingdom of Heaven, yakni ketika Salahuddin al-Ayyubi menyerang Yerusalem. Kaum muslimin berteriak “Allaahu akbar!” berulang2 menyambut seruan jihad, sementara penduduk Nasrani di Yerusalem hanya berteriak “Aaaa!!!” saja.

Kita patut bersyukur kepada pemimpin kita Rasulullaah saw, dengan hanya satu hal saja, yakni ketika perang mengucapkan takbir “Allaahu akbar!” maka semangat umat Islam menjadi menggebu-gebu. Coba lirik pemimpin perang lain? Apa kalimat semangat mereka? Tak usah dijawab, karena saya sudah tahu jawabannya pasti kalah sama kalimat motivasi yang dibikin oleh Rasulullaah saw. Di sinilah kecerdasan orang nomor 1 yang paling berpengaruh di dunia. Sampai-sampai, di mana pun muslimin berperang kalimat takbir pasti akan keluar dari mulut2 yang mencintai kematian. Tak ada kalimat motivasi perang yang selanggeng takbir ini “Allaahu akbar!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s