Kehilangan

Semakin berharga sesuatu maka semakin besar potensi rasa kehilangan kelak. Kehilangan akan melukiskan luka dan duka di hati, seolah berada dalam gloomy room. Seolah masa depan meninggalkan kita lebih depan.

Seorang temen saya, merasakan kondisi seperti ini. Seorang yang dicintiai dan dikaguminya akan menikah dengan seorang perempuan. Note that temen saya perempuan. Hatinya remuk redam penuh luka jatuh ke jurang kesedihan. Duh semoga saya masih bisa menuntunnya dari keterpurukan ke puncak hati yang penuh cahaya dan pelangi.

Kalau kata Prie GS, nikmati saja kondisi seperti itu sebagaimana kita menikmati posisi kita di puncak. Ya, semoga temenku mengerti kalau hidup itu kadang di lembah kadang di puncak. Temenku takut kalau kondisi dia berada di lembah terus, ga beralih ke puncak.

Coba liat bayi bagaimana dia belajar berjalan. Bayi lucu ini ga pernah membayangkan kalau dia bakal dalam kondisi terbaring terus, atau duduk terus atau merangkak terus. Coba kalau bayi ini menyerah dan berfikir, “ah ternyata biar bisa berjalan tuh sulit banget, nyerah deh gue. Telentang aja deh gue mah”. Nyatanya ga ada bayi yg seperti itu. Kadangkala kita kalah motivasi oleh seorang bayi. Ya kalah termotivasi oleh diri kita sendiri ketika masih bayi.

Jadi, temanku, jangan berfikiran kalau kamu bakal di lembah terus. Tapi kalau mau nangis, ya silakan karena itu manusiawi, you always have my shoulder to cry on. Malah kalau ga nangis, perlu dipertanyakan kemanusiaannya.

Satu orang temen lagi baru kehilangan ibu yang dicintainya. Saya kenal baik sama Ibunya yg tinggal di Pekalongan. Temenku tinggal di Bogor. Sewaktu mahasiswa, aku sama beberapa temen nebeng di rumahnya. Kata ibunya, boleh nebeng di sini, syaratnya mudah, cuma satu: harus selalu Shalat.

Lewat pertemuan saya dengan kedua orangtua temenku inilah terbuka wawasan akan pengobatan juice (bukan diblender tapi dijuice). Salah satu klien terkenalnya adalah mantan dirut Indosat. Beberapa ilmu yang saya dapat dari beliau adalah jus wortel dan jus bengkuang. Jus wortel adalah antibiotiknya pengobatan juice karena kandungannya yang sangat kaya. Kalau pulkam, saya pasti minum jus wortel sehari dua gelas. Sementara jus bengkuang adalah untuk memperkuat paru2.

Selain jus, almarhumah mengajarkan gerakan simpel namun dahsyat. Hanya dengan menggerakan kedua tangan ke depan dan ke belakang sambil berdiri, bisa menyehatkan. Namun dahsyatnya, gerakan sepele itu bisa bikin kita cape berat. Selain itu, menggosok-gosokan kuku2 tangan kanan dengan kiri akan membuat rambut sulit beruban.

Satu pelajaran inti dari pengobatan ini adalah bahwa penyakit itu dibawa dr makanan. Once kita sakit, berhentilah makan lalu minum juice sebagai gantinya.

Semoga ilmu almarhumah menjadi amal jariyah dan iman serta islamnya diterima di sisi Allah. Amiin. Dan untuk temenku, menangislah! Karena Rasul pun menangis saat ditinggalkan. Setelah itu, tegarlah walau itu susah. Innalillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

11 thoughts on “Kehilangan

  1. yah, hidup itu emang dua terdiri dari dua sisi…

    ada memiliki pasti akan ada waktunya untuk kehilangan…

    semoga yang ditinggalkan bisa ikhlas….semangat…!!

    mangkum:
    amin…
    bertemu untuk berpisah
    lahir ke dunia untuk pindah ke alam kubur
    (duh enak bgt gw ngomong, padahal kalo gw yg mengalami bisa nangis bombay….)

  2. *inget lagu Letto yang memiliki kehilangan* hehe..

    tapi saya percaya, jika kita percaya sama Yang Di Atas, maka percaya aja bahwa segala sesuatu adalah rangkaian skenario-Nya agar kita mendapat yang terbaik.. mungkin kita menganggap ‘dia’ yang kita cintai saat ini adalah yang terbaik, padahal belum tentu.. yang terbaik pasti tiba.. =)

    mangkum:
    betul. tapi tolong ya Allah jangan kejadian ke gw…

  3. HHmmm …
    Pey …
    aku tertarik melihat syarat yang diberikan Almarhumah itu …
    “Boleh numpang asal Sholat …”
    Ah sederhana sekali …

    dan satu lagi …
    Banyak ilmu-ilmu sederhana yang beliau ajarkan ya Pey …

    Semoga Almarhumah bahagia disana ya Pey …

    mangkum:
    amiin… semoga menjadi amal jariyah…

  4. “menggosok-gosokan kuku2 tangan kanan dengan kiri akan membuat rambut sulit beruban.”

    Baru tahu…thanks sharingnya yah…

    Buat temen kamu, semoga diberi ketabahan..dan ibunya yang santun (kesan dari tulisanmu) dilapangkan jalannya di sisi-Nya…amien.

    mangkum
    amin……

  5. Kita memang tak pernah bisa memiliki, walau diri kita sendiri. Semua hanya pinjaman dari Allah…tapi karena lamanya, kita menjadi merasa memiliki.

    Jadi, kita memang harus selalu siap, ditinggalkan atau meninggalkan apa yang kita cintai.

    mangkum:
    makasih bu, betul juga, kita ga memiliki jasad dan jiwa kita… *merenung*

  6. seseorang yang menebarkan manfaat ketika ketiadaannya akan sangat terasa… walaupun sudah tiada, tetapi kebermanfaatannya masih bisa dirasakan, tidak oleh mangkum, tapi oleh saya juga, karena mangkum bagi-bagi lagi ilmunya… nuhun mang…

    mangkum:
    iyah Ko, semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah

  7. bingung bedanya diblender sama dijuice ?

    mangkum:
    diblender mah pake mesin Blender
    kalau di juice pake mesin juice extractor, ampasnya dibuang, yg diambil cuman sari-sari makanan dalam bentuk cair, mba. ini lebih bagus, karena ampas itu kan nanti dibuang juga melalui sistem ekskresi di toilet…😛

  8. tell her..God always works in his mysterious way..i believe that..jgn terlalu lama di lembah coba pelan2 dinyalain logikanya mang hehe..been there done that, i know women can be much stronger with this kind of situation hehe

    mangkum:
    “i know women can be much stronger with this kind of situation”
    are you sure?

    This is the quote from recto verso: “if life is ever changing so why worry?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s