Saya dan Statistika

Boleh ya saya berbagi mengenai background saya, Statistika? Ya bolehlah, blog-blog saya😛. Buat yang masih mahasiswa semoga menjadi inspirasi (hahaha.. pede banget bisa menginspirasi). Buat yang mau tanya-tanya tentang Statistika, lebih baik jangan ke saya deh, udah lupa😛

picture_0009
Statistika 37 Sebelum Pada Lulus

Waktu SMU (sekarang SMA) kelas dua, dibuka peluang bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah melalui jalur PMDK. Kala itu, ada USMI ke IPB. Iseng-iseng berhadiah, saya ikutan. Nating tulus (nothing to lose) lah karena ranking pas SMU ga terlalu bagus, lagian melalui UMPTN (sekarang SPMB) saya pengen masuk ITB, apapun jurusannya.

Pas kelas tiga dan mengikuti bimbel, setelah mengikuti beberapa try out UMPTN, ternyata saya berpotensi besar untuk lulus dan diterima di salah satu jurusan ITB. Pede sekali saya saat itu. Malah, menjelang pengumuman USMI ke IPB, saya bahkan pernah berdo’a agar ga lolos, saking pedenya. Eh ternyata takdir berkata lain (si Takdir bisa ngomong.. :p ), saya lolos ke Jurusan Statistika IPB. Waktu itu kalau ga salah saya milih tiga jurusan: Agribisnis, Ilmu Komputer dan Statistika.

Sebelumnya, saya bertekad, meskipun lolos USMI IPB, saya akan tetap semangat belajar buat UMPTN. Eh semangatnya ternyata bukan semangat baja, tapi semangant peuyeum Cipatat (Wuih gimana kabarnya peuyeum Cipatat setelah ada Cipularang ya? Keknya masih seperti dulu deh: peuyeum diiket, singa dilepas. Walah mangap, OOT). Sehari setelah pengumuman lolos USMI IPB, saya langsung jadi males belajar. Payah. Yaudahlah dijadikan saja kuliah ke Buitenzorg instead of Bandung.

Beginilah nasib orang kampung, yang ga tau kenapa, malah salah jurusan, ngambil Statistika. Yang saya tau sih waktu SMU, katanya jurusan Statistika IPB adalah jurusan Statistika terbaik se-Asia Tenggara. Emang sih, saya suka banget angka, tapi kenapa Statistika. Gelo! Ternyata kuliahnya angka semua. Bahkan ya… di Statistika itu ada pelajaran Teori Statistika. Ini adalah pelajaran TEORInya di jurusan Statistika. Isinya, angka semua. Malah angka-angkanya paling menyeramkan dibandingkan mata kuliah lainnya. Bayangkan di TEORI STATISTIKA ada angka yang bergaul dengan cacing-cacing liar dan simbol-simbol Yunani aneh: Phi, Epsilon, Sigma, Tau, Alpha, Beta, Gamma dan teman-temannya. Mungkin huruf Yunani semua ada di pelajaran itu. Menyeramkan! Di mata kuliah itu dibahas bagaimana teorinya menghitung nilai tengah dan ragam (varian) jika data itu menyebar normal. Beda lagi kalau sebaran datanya Poisson, Chi-Square atau Uniform. Terus diliat juga hubungan-hubungan antara sebaran. Bisakah dilakukan transformasi data biar data normal jadi Chi-Square? Dan sejenisnya. Serem banget nih mata kuliah.

Di tingkat pertama, mahasiswa IPB (Institut Perbankan Bogor) belum mendapatkan mata kuliah jurusannya. Karena, waktu itu kita berada pada tahap TPB (Tingkat Persiapan Bersama). Sama kek di ITB (Institut Teknologi Bank). Setahun pertama, mengulang mata kuliah SMA. Baru di semester 3, kita menerima mata kuliah jurusan. Kaget bukan main saya dibuatnya. Semester 3 ga bisa ngikutin pelajaran Statistika. Mata kuliah macem apa kek gini? Semester 3 dan Semester 4 jeblog lah nilai-nilai saya. Kalau mau nyari kambing hitam sih gampang, soalnya waktu itu saya aktif di BEM juga. Udah mah kaget dengan mata kuliah angka-angka cacingan, plus sibuk di BEM lagi, yaudah sampeorna lah kejeblogan nilai-nilai mata kuliah saya.

Baru ngerti apa itu Statistika di semester 5. Telat setahun dibandingkan temen2 saya seangkatan. Tapi al-Hamdulillah di semester 5, saya dapet kunci dari semua mata kuliah Statistika. Meskipun kemampuan saya bisa dibilang tertinggal setahun, tapi saya bisa berakselerasi membalap. Bersyukur banget diajar sama Pak Chairil A.N. waktu itu. Ini dosen superb yang mengantarkan saya bangkit di jurusan Statistika.

Sejak saat itu, malah saya gabung dengan temen-temen untuk membuka konsultasi Statistika untuk penelitian skripsi mahasiswa jurusan lain. Lumayan dapet duit hehehe..8x. Menghadapi client biasanya berdua dengan tim. Tapi sayang, rekan sayalah yang selalu mengerti permasalahan client, sementara saya ga ngerti apa yang client minta. Kalau begini terus kan ga sehat untuk perkembangan kemampuan saya. Baik itu kemampuan menghadapi client dan presentasi hasil, maupun kemampuan analisis Statistiknya.

Oleh karena itu, di semester berikutnya, saya buka klinik konstultasi Stastika SENDIRIAN, bernama F-Student Statistic Consultant (kemudain berubah menjadi F-Xtudent). Saya sebar pamflet sendiri di dua kampus terbesar IPB: IPB Baranangsiang dan IPB Dramaga. Waktu itu jurusan Statistika masih berlokasi di Kampus Baranangsiang. Lumayan dapet beberapa clients Sarjana, Extention sama Pasca Sarjana. Dari sinilah dimulai perjalanan hidup saya bergelut menghadapi client sendiri, mengerti apa keinginannya dan memberikan hasil yang harus memuaskan keinginan client dan dosen pembimbingnya. Mau aja mereka “kena tipu” sama diriku, hehehe… engga lah… Malah mereka puas dengan service dari saya, soalnya dia menyarankan temen-temennya untuk menggunakan jasa saya. Lumayan pemasaran dari mulut ke mulut.

Basecamp: Ciwaluya 21
Basecamp: Ciwaluya 21

Rupanya, “kesuksesan” saya membuka “usaha” konsultasi Statistik sendirian dilirik sama temen-temen seangkatan. Soalnya waktu itu konsultasi Statistik yang ada berupa lembaga-lembaga gitu. Bersepuluh orang. Keknya, baru saya deh yang berani sendirian, pasarnya ya mahasiswa semester akhir. Bukannya sombong tapi nekad aja. Tegang juga ngadepin client kalau kita ga tau mesti menggunakan analisis apaan untuk skripsinya. Kalau ngadepin client berdua kan bisa diskusi langsung kalau bingung. Tapi ini kan sendirian bow. Kalau begini, biasanya saya terima dulu aja, nekad. Setelah di kosan (yang jadi basecamp), kan tinggal diskusi aja nanti sama temen-temenku. Melihat kesuksesan saya menipu, temen-temenku tertarik buka juga konsultasi Statistika. Ada yang namanya R-Square, tapi ga sendirian, berdua: Risyda dan Rizal, makanya namanya R-Square. Eh diinget2, ga ada deh yang bikin konsultasi Statistika sendirian macem diriku. Hahaha… nekad juga ya saya waktu itu…😛

Waktu kuliah juga, saya mesti bikin strategi. Seangkatan ada lebih dari 60 orang, persaingan berat nih pas nanti cari kerja. Makanya saya ngambil mata kuliah yang jarang diikuti dan menjadi paling jago. Pilihannya jatuh ke mata kuliah komputasi daripada Ekonomi yang banyak penggemarnya. Dan waktu itu kalau temen-temen saya ditanya, siapa Ststistician yang jago komputer, pasti ngelirik ke diriku…😎 Dan strategi ini ternyata membuahkan hasil. Itulah makanya saya terdampar di tempat kerja sekarang, Bank Investasi. [Fin]

80 thoughts on “Saya dan Statistika

  1. Ooh…
    Dulu di statistika IPB ..??
    Tapi maaf nie Pak,, anak saya tahun depan mau kuliah di Institut Perbankan Bogor juga,, tapi kok susah ya nyari informasinya ..??

    mangkum:
    yo’i…
    iya nyarinya jangan di Jogja, ga bakalan nemu

  2. Jadi…akhirnya menyenangi juga masalah statistik kan? Adik bungsu saya juga lulusan Statistik IPB, terus meneruskan untuk ambil Master komputer di Indiana University….

    mangkum:
    hahah… terpaksa senang lah bu, ga ada pilihan…😛
    Wah angkatan berapa adik bungsunya Bu?

    1. Adik bungsuku angkatan 1976…jadi kami bertiga semua alumni IPB.
      Saya (1970) dari agronomi, adik nomor dua (1974) dari Agronomi, dan adik bungsu dari Statistik (1976),…dan untuk diversifikasi risiko, kerjanya tak boleh sama, supaya dalam keadaan darurat bisa saling menolong.

      Saya di Bank, nomer dua dosen di Undip, dan yang bungsu di BPPT sekaligus jadi dosen di Binus (sempat jadi Dekan di Fak.Komputer Binus). Blog adik bungsuku ini ada tercantum di blogku juga (triwahjono.wordpress.com)

      mangkum:
      Wah angkatan… hm… angkatan 13!! Sughoi…
      Strateginya bagus bu (sepertinya pernah saya baca di salah satu tulisan Bu En :D)
      Makasih bu. Bentar lagi ada gathering Stk IPB nih, koprol ke blognya….

  3. fufufu…

    saya butastatistika dan cacatmetodologipenelitian…
    jadi waktu skripsi saya benerbener pengen sembahsujud (tapi ga jadi krn saya buruburu sadar kalo sembahsujud bolehnya cuma sama Tuhan:mrgreen: ) ke anakanak statistik yang buka usaha olah data en analisis yang udah bantuin saya selamat ujian skripsi…

    mangkum:
    Walah istilahnya buta sama cacat!
    Syukurlah selamat… hehehe

  4. baru aja gw mau minta diajarin chi-square dan teman-temannya itu termasuk mann-whitney,wilcoxon dan semua hal..haha di psikologi gw sampe ada 3 tingkatan metodologi penelitian dan statistik ..ahh gw bisa gila..lulus sma niatnya mau kabur dari ipa ke jurusan ips eh masih ada stat haha..bikin buku gih mang, “BIMBINGAN STATISTIKA UNTUK SASKHYA AULIA PRIMA” by mangkum.. haha

    mangkum:
    Mann-Whitney, Wilcoxon?
    Perasaan pernah denger deh Sas. de Javu. Hahaha….

    Kalau sekarang gw bikin buku Statistika, judulnya bakal jadi gini, Sas: “PENIPUAN STATISTIKA UNTUK SASKHYA AULIA PRIMA” Hahaha…

  5. salut Mang … usahanya sampai sukses sekarang. Aku masih nggak mudeng soal statistik

    jadi inget dulu semester 3 dah mulai ngelesi privat di rumah, dari muridnya cuma 4 orang sampai mbludak, dr kerja sendiri sampai punya beberapa tenaga pengajar dr adik2 kelas di uni usai wisuda ndak perlu cari kerja lagi :)*halah malah terkenang-kenang sekarang*

    mangkum:
    wah ternyata punya bakat entrepreuner juga.
    di jerman ga buka aja tuh mba… hehehe

  6. Takdirnya beda.. waktu mau PMDK daftar ke Ilmu Komputer (then failed), malah takdir membawaku ke Akuntansi waktu SPMB cz ambil IPC…

    Malah sekarang gak tau papa deh tentang science2 gitu.. tahunya tentang sos.. (contoh anak IPA yang kulhnya malah IPS)

    mangkum:
    Akuntansi juga banyak angka…
    Gw pengen belajar akuntansi nih, buat Financial Analysis sih. Duh ga mudeng nih…

  7. Kau termasuk yg berhasil jika bisa sampai buka klinik konsultasi statistika sendirian.

    Ada banyak alumni IPB, amalah kebanyakan yg kerja gak sesuai background pendidikannya. Ada yg jadi guru, pegawai bank, dll. Keanehan ini diakui oleh sahabat-sahabat saya yg juga alumni IPB.

    Semangat!🙂

    mangkum:
    Hahaha, pegawai Bank mah udah sesuai kang. His name also Institut Perbankan Bogor.
    Termasuk Ustadz kan Institut Pesantren Bogor. Termasuk wartawan, kan Institut Publisitas Bogor😛
    Pertanian? Entah lah… hehehe

  8. Maaf mas, gak bisa komen apa2..orang aku cuma lulusan STM doang. Jadi gak mudeng sama sekali dgn uraian di atas. Btw, ikut senang aja kalo lihat ada orang sukses. Moga sukses selalu ya mas. Salam.

    mangkum:
    Saya juga ga mudeng mas… hehehe…
    Amin… Makasih do’anya mas. Semoga kita semua sukses…!!!

  9. yuhuu… hebat euy sendirian bikin consultant gitu,,,
    aku sekarang masih ngikut2 orang,, klo sendirian takut keteteran,, belum lagi klo ga’ ngerti,, ahahaha…

    boleh juga tuh ide ngambil mk pendukung komputer,, karena emang yang jago masalah begituan jadi andalan di kelas…
    klo saya minornya ekonomi,, asal sks banyak n cukup aja😀😀😀
    sekarang mah sudah semester 8,,,

    soal teori statistika,, terutama teori statistika 2,,
    mantab banget dah,, bikin stress
    tengkiu banget buat pak anang yang udah ngasih nilai,,kirain bakal ngulang😥

    mangkum:
    Coba sendirian deh Vis. Seru! Tegang-tegang gimana gitu…
    Tapi gw nyerah kalau udah Time Series. Ampun ah, paling nanti gw oper ke temen gw yg ngerti! Jadi udah bikin jaringan… hahaha…
    Mendingan multivariate deh daripada Time Series mah.

    TS2 emang puyeng.
    Kalau TS1 masih bisa ngikutin lah gw, mestinya gw perfect tuh pas ujian, cuman karena gw salah masukin angka 1 ke bilangan prima jadi salah deh, padahal caranya 100% bener, tapi jawaban gw ga dihargai sama sekali oleh Pak Anang, disalahin padahal bobotnya gede tuh. Benci gw!

  10. Yah… kuliah di mana aja sih sebenarnya sama aja…. apalagi nanti kalau sudah kerja, nggak bakalan mempersoalkan lagi saya dulu pernah kuliah di mana, semuanya sama dan sejajar. Yang penting bangunlah masa depan mulai dari mahasiswa, jangan mulai setelah lulus nanti… **halaah**😀

    mangkum:
    Emang betul Pak, kuliah di manapun sama.
    Mestinya bangun masa depan mulai dari SD… hahaha…
    Cuman gw aja yang ga jelas cita-citanya.

  11. haha. jadi keinget mata kuliah pengantar statistika…
    hehehehe…
    saya sih ga sanggup kalo berhubungan sama statistika.. mendingan estetika. hehe

    mangkum:
    hi saras…
    haha estetika… pernah salah denger sama mantan boss gw tuh. diminta nambahin estetika gw dengernya statistika…😀

  12. he…he…he
    gw ikut 2 kali pelajaran statistik enggak mudeng-mudeng juga tuh… apa gw yang bebel kali ya…😦

    mangkum:
    hahaha… makanya dibutuhkan konsultan statistika hehehe….

  13. Kebalikan dengan Mang Kum, kalau saya paling jeblok di statistika. Pokoknya, yang berhubungan dengan rumus yang aneh2 saya ogah. Tapi kalau masih tambah, kurang, kali, bagi, saya masih kuat.

    mangkum:
    hahaha… iyalah beda orang beda keahlian….😉

  14. ….Boleh ya saya berbagi mengenai background saya, Statistika? Ya bolehlah, blog-blog saya

    hahaha udah tau blog sendiri…malah anya…aduh si akang teh😀 …untung kang sy mah waktu sam kelas 3 masuk jurusan bahasa. jadi ngak ikut kelas IPA atau pun IPS hehehe jadi ngak pernah nyicip statistik😀

    mangkum:
    hahah… eh bahasa apa? Jepang, Jerman, Belanda, Spanyol?

  15. ohhhh…mangkum itu alumni IPB ya…hehehehe

    lu tau gak mangkum, gw paling bingung kalo dah disuruh berhubungan dengan angka yang banyak serta statistik😀

    hebat banget om yang satu ini…tetep semangat ya!

    mangkum:
    Iyah IPB…😀
    ah hebat dari Macao?

  16. mangkumlod,,, peluang bisnis olah data gmn yah sekarang ni???
    klo di IPB tuh dah banyak banget lembaga olah data

    mangkum:
    wah udah lama ga bergelut di bidang itu…
    yang pasti olah data dengan market mahasiswa masih tetap terbuka, selama skripsi masih ada.
    jaman saya juga udah banyak yg ngolah2 data. sebar aja pamfletnya, ada aja kok client yg nyangkut. ga usah khawatir lah.
    client prospektif kan temen deket kita sendiri…

  17. Wah … statistik itu pelajaran yg paling saya nggak ngerti, paling banter tahunya ya nilai rata-rata dan standar deviasi … Belakangan malah harus berurusan dengan Bayes untungnya bukan statistik yg murni tapi yg subyektif/interpretatif …

    mangkum:
    Duh malah saya belum mendalami Bayes Pak, untung masih bisa hidup di dunia statistik tanpa pengetahuan Bayes… hehehe

  18. Wah mang… sya itu waktu kuliah ngulang matkul statistik 1.
    ini koq malah dipelajari dalem begitu ??? and ternyata bisa senang juga ????

    selamat… selamat… saya memilih cinta pria daripada angka, walopun angka lebih mudah ditebak, tapi pria lebih mudah dijinakkan🙂

    mangkum:
    hahaha…. kalau saya beda mba, saya lebih memilih cinta wanita daripada pria…😀

  19. argh….jadi inget dulu waktu ga lulus pmdk kimia ipb. padahal sangat sangat yakin lolos kalo ngeliat nilai rapor.

    apa mau dikata, kimia dan ipb ga kesampean!

    mangkum:
    nasibmu fan…. hehehe…
    thx dah berkunjung

  20. Statistika aku dapat C+, eh pas Ngulang dapat A…tapi skr ribet…skripsiku pake Regresi Logit…masih pusing

    mangkum:
    Wah hebat euy bisa bangkit… Oh logit, ah biasa itu mah hehehe.. (dulu biasa, sekarang sih luar biasa, udah lupa.. :P)

  21. Oalah…jd bgitu toh critanya dirimu mjd ahli statistik😀
    Unfortunately gw dulu suka antipati aj sm smua pljrn statistika…soale bener2 ngga ‘dong’ ;P
    tapi smakin ksini…smkn ‘bersahabat’ dgn statistika…wakakakak….

    mangkum:
    Wah antipati kok ngambil statistika? Aneh nih Anggi, tapi untung lulus ya… Ahahha…8x

  22. Wah.. gitu yaa sejarahnya..
    Walaupun aku jurusannya IPA waktu SMA duluuuuu, aku emang udah terlanjur phobia sama angka dan karenanya semakin gak pernah dapat nilai maksimal deh kalo ujian Matematika.
    Lalu, bisa diduga, jaman itu ujian PP1 (jaman itu PP1 adalah semacam UNPTN untuk masuk 10 Unversitas besar)aku milih IPAnya ITB terang aja gak lulus. Hahaha..
    Tapi dasar emang udah gak niat, IPSnya aku miluh Hukum dengan alasan, gak pengen ketemu angka lagi saat kuliah. Dan, ternyata lulus, jadilah aku lawyer sampai sekarang…😉

  23. waaah postingannya bagus banget, menginspirasi ke saya. kebetulan saya jg baru diterima pmdk ipb statistik. jadi banyak belajar dari tulisannya. keep posting.

  24. mau tanya dong, jd sbenernya susah ga sih di statistika ipb, sy anak jurusan itu -_______- hmm, huaaa ?? masih TPB tapi, hehe

  25. wes wes, saya jalur pmdk taun ini menjadikan ipb statistik jadi pilihan pertama, denger cerita pak mangkum jadi agak takut pasalnya entah belaga sok ngerti atau nggak, saya dulu sering di ninabobokan dengan kakak saya yang komat kamit ttg timeseries ampe jam 2 pagi dilanjutkan dimotor saat brngkt bareng dia komatkamit lagi ttg metode2 lainnya, kata dia belajar statistik gampang bgt (ngmong gmpangnya itu udh kayak nyabut bulu kaki-_-) tp dia alumni kedinasan. Yg saya skalian ingin tanyakan adlh kalau statistik ipb kata kk ku itu terbaik diantara ptn lain jadi klo misal udh lulus S1 lanjut S2 schhip di luar atau S2 statistik/ekonomi di ipb untuk kerja di BI gampang(sekali lg dia ngmongnya sgampang nyukur kumis), apa benr Pak? adakah tmn bapak yg spt itu?

    1. Iya bergantung ke pilihan sendiri sesuai dengan minat dan kemampuannya. Kalau emang pengen belajar Statistika ya pilih di tempat terbaik. Katanya sih Statistika IPB terbaik di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

      Kalau prospek kuliahnya ya sekarang semakin marak yang lanjut S2 dan S3. Karena Statistika itu basic untuk ekonomi jadi ngambil matakuliah ekonomi dg statistika yang kuat jadi bagus banget.

      Kalau prospek kerja, nyatanya, di BI banyak lowongan buat Statistika. Ga sedikit juga yg kerja di sana. Kembali lagi, milih tempat karir juga harus dipikirkan dan disesuaikan dr awal-awal dg matang. Penting. Karena itu masa depan kita. Jangan sampai kerja di tempat yang ga kita sukai.

      Semoga lulus ya..🙂

  26. eumzzz…..aqu pngen msuk jurusaan statistika ,, v abis dngr crta mas aqu jdi msti mkir* LAGI nie u……takut nnti jdi slah mlih jrusan .🙂
    umzzzz…. bngung nie ntar kuliah ngmbil jrusan apa ????
    minta solusinya dooong !!!!!

  27. wah.. saya suka dgn cerita bapak🙂

    saya jg kuliah jur statistika,, ( ini baru masuk tahun ini sih ) hehe
    jd blm punya pengalaman apa2..
    masalahnya,, tiap ada org yg bertemu dgn saya dan bertanya ttg jur saya,, setelah mereka tau mereka pasti blg,, wah susah lah tuh,, itung2 trus,,,males,, pelajaran paling memuakkan..

    katanya begitu😦

    saya sih ga goyah walau d blg bgtu,, sya janji akan berusaha menyukai dan mempelajari statstika sbg jur saya.. tapi kalau terus menerus ada yg blg bgtu,, saya jd merasa gk enak juga.. bukan takut(krn katanya statstika tu sulit) tapi agak kurang suka gt… saya jd merasa direndahkan.. apalag saat mreka blg statstika memuakkan..

    bgaimana pndapat bpak ttg itu??
    mhon kebijaksanaanya,, saya yakin bapak bisa memberi motivasi dan arahan kpd saya.. terima kasih🙂

  28. Kok agak ngeri ya abis baca blognya om ini -_- Saya sekarang kelas 3 SMA dan sedang memilih jurusan yang tepat untuk kuliah. Pengen sih statistika, soalnya saya suka angka. Tapi kalo baca-baca ceritanya, malah jadi ragu. Takut ga mampu.

    Trus kalo di IPB, persaingan untuk masuk jurusan statistika ketat banget ga sih?

    1. tulisan ini bukan bermaksud nakut2in ya… heheh…
      kalo org lain bisa kenapa kita ngga? sama2 makan nasi, jalan pake kaki, boker, punya 24 jam. selama kita mau dan menyenangkan, why not?

      statistika, jurusan favorit di IPB. bahkan nomor 1. jadi ya bakal lumayan ketat. gudlak ya!

    1. salam kenal kak,saya siswi 3sma.
      saya mau tau gimana menurut kakak tentang statistika itu dan apa aja yang dipelajari untuk jurusan tersebut?
      apakah suatu jurusan yang menyenangkan?;)

      1. mohon balasannya ya kak,karena saya membutuhkan informasi tentang jurusan tersebut.
        untuk kak DEA RAHMA.
        Thank’s before.

      2. Saya di Statistika IPB. Lulus udah 8 tahun lalu. Jadi saya tidak tahu gimana proses pendaptarannya sekarang. Bisa langsung liat ke websitenya aja kali ya http://www.ipb.ac.id

        Yang dipelajari di Statistika ya ga jauh sama tulisan saya di atas. Pendeknya: Statistika itu akan dipelajari mulai dari perencanaan research/hipotesis, kemudian cara pengambilan data yang benar, mengolah data dengan software komputer dan database serta pemrograman, menganalisis data berdasarkan jenis data yang didapatkan dan tujuan penelitian, kemudian penarikan kesimpulan dan how to present your research. Gitu kali ya…

  29. wah ada diskusi rame di sini.
    saya juga Stat IPB (43).
    sampai skrg saya merasa milih jurusan Stat menunjukkan kita orang yg anti-mainstream. abis, tiap org yg tahu background keilmuan kita, hampir selalu pada mengernyitkan dahi dan komen “.. gile, susah bgt kan itu.. ” dan komen-komen macam begitu entah kenapa bikin saya makin buangga. huehehehe.
    belajar sesuatu yg org2 di sekitar kita pada ga bisa itu emang sesuatuk.

    Stat IPB udah banyak saingan looh.. semoga beneran masih yg terbaik🙂

  30. Saya mahasiswa Statistika semester 5. Tapi sampe sekarang materi kuliah yang diserap baru sekitar 20%. Hmm, jadi ragu bisa lulus menjadi orang yang bener2 ngerti statistik.

    1. Salam kenal kak,saya siswi sma.
      kalau boleh tau kakak statistika di uneversitas apa?
      saya pengen tau banyak hal tentang statistika,karena rencana saya setelah lulus ntar,pengen ambil jurusan ini.
      Terima kasih.😉

  31. ihh wow, minat masuk statistik karena bab statistik di SM menyenangkan tapi masalahnya kalo udah kenal tulisan cacing gitu ya jadi ragu deh. kalo jurusan bisnis masuk ekonomi ya?

  32. salam kak, saya sekarang sedang di jurusan matematika , mau ngambil konsentrasi Statistik.buku kuliah yang paling wajib aku baca apa aja ya kak? mohon infonya . terimakasih🙂

  33. kalo untuk S2 statistika gmn? biasanya penerimaan maba nya brp ya ka? soalnya tahun ini atau tahun depan saya berencana lanjut sekolah S2 statistik… thx

    1. hi kak,,,
      boleh nanya” lebih lanjut tentang statistika gak,,,,,
      saya maba soalnya, yg blm terlalu paham dngn yg namanya statistika,,,
      klw boleh harap di coment and klw boleh jga minta nama fbnya spy bisa contak”an gitu,,

      hehehe mkasih sebelumnya

  34. Kak, kalo boleh minta referensi nih, selain statistika ipb, statistika rekom dr kak mangkum antara statistika its, ugm, sm unair, pilih yg mana kak?

  35. om/kak/pak saya juga kuliah statistik di surabaya. dan g tau juga knapa dulu ambil statistika. kirain dulu statistika sama kaya matematika gt. ternyata eh ternyata. dan walhasil kita sama. ip smster 3-4 ancuuur. dan smester 5 ini ak udah mau tobat. dan udah pengen mulai cari s2. nah aku cenderung suka ke statistika industri. kira-kira untuk s2 aku bisa ambil jurusan apa ya? fyi. you definitely inspire me. a lot :’) semoga saya juga bisa bangkit. mohon infonya dan makasih😀

    1. kalau statistika industry, saya kurang tau ya, mba chintia. Apapun postgrad industry seharusnya ada basic statistikanya ya. Saya cuma tau industry keungan saja, tiap hari data keuangan keluar terus untuk dianalisis.

  36. Kak mangkum……saya baru lulus sma dan saya mau nanya…..kalo kuliah statistik itu prospek kedepannnya apa aja ya…..trus kalo saya nanti keterima di statistik IPB..Amin…..saya mau ikut bimbingan kakak gmn caranya yaa? Thx

    1. Prospeknya jadi researcher atau analyst. Semua analisis di bidang apapun menggunakan statistika untuk pengambilan kesimpulannya. Jadi, bidangnya luas, mulai dari kedokteran sampai pasar modal. Kebetulan saya analyst pasar modal.

      Saya ga bisa ngasih bimbingan mas Joshua, tapi byk kok yg ngasih bimbingan di kampus. Yg paling penting, belajar Statistika harus berkelompok, biar ga sesat. Semoga keterima ya…

    1. saya belum pernah S2 Statistika, jadi gatau… Mungkin bisa. Saya dari Statistika S1 menjadi Financial Advisory di Investment Banking, bisa2 aja. Hehe… Katanya sih, S2 statistika lebih mudah dari S1 Statistika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s