Jangan Senang Dulu!

picure by mushedup88
picture by mushedup88

Melihat pergerakan suara Partai di KPU yang masih berubah, mengingatkan saya kembali pada kalimat yang pernah saya renungkan dulu, “Jangan senang dulu!”

Pas saya menyaksikan pertandingan bola. tim yang saya jagokan sedang bermain di sana. Kedudukan sementara tim bola idola saya ternyata sedang unggul, taruh 1-0, jangan banyak-banyak. Terus saya seneng dong. Berjingkrak-jingkrak, berteriak-teriak, bernyanyi-nyanyi dan berdzikir bersyukur. Tapi di saat kondisi sedang gini, saya sendiri suka mikir dan menyodorkan kalimat ini,

“Jangan seneng dulu lah Mang, pertandingan belum berakhir. Malu kan kita sekarang seneng-seneng tapi akhirnya kalah.”

Tersadar dengan kalimat ini, kesenangan saya tahan. Ga semembludak sebelumnya.

Pertandingan sepakbola selesai, tim yang saya dukung menang. Barulah saya meluapkan kesenangan. Tapi kalau kalah, yaudah, nangis😦 puasa ngomong dan makan seminggu ahahaha…. lebay.org

Kemudian, di saat yang lain, saya merenung. Betul ga sih sikap saya tadi, “Jangan senang dulu!” Berfikir dan merenung. Dan tentu saja karena saya seperti Anda juga dikaruniai fikiran, logika dan perasaan, saya menemukan jawabannya, yakni:

“Mari kita senang sekecil apapun prestasi kita.”

Senang dalam arti ekspresi syukur atas apa yang kita dapatkan. Bukankah Allah bilang, jika kita bersyukur maka akan ditambah kenikmatan kita? Nah sejak saat itu, ketika tim bola idola saya menang meskipun hanya sementara, saya akan senang dan membuang jauh-jauh kalimat “Jangan senang dulu!”, dengan demikian mudah-mudahan goalnya makin bertambah. Toh kalau pun kalah, saya masih beruntung, tadi udah sempat senang duluan. Coba kalau tadi kesenangannya di tahan. Ga pernah seneng dong? Rugi ah.

Itu contoh di bola. Begitujuga contoh di PEMILU. Dan tentu saja saya menerapkan ini dalam kehidupan sehari-hari. Bagaimana dengan Anda?

33 thoughts on “Jangan Senang Dulu!

  1. siyal gagal pertamax..
    yah begitulah… jangan senang sebelum hasil akhirnya keluar.. Jangan marah kalau hasil akhirnya tidak sesuai dengan harapan kita.

    mangkum:
    wah beda zi, kalau gw meskipun hasil akhir belum keluar, gw bakal senang…
    nah kalau marah mah kita sama, ngapain marah, bikin ga enak hati, tekanan darah tinggi, keringetan, jantung berdebar kencang, urat-urat saraf ketarik, dll….

  2. Saat senang kita tetap harus bersabar, sebaliknya di saat susah kita juga harus bersyukur. Bingung ya?

    mangkum:
    Bener bingung bang…😀
    Konsep hidup tiap orang emang beda2

    Ada juga yang syukur aja meskipun senang dan susah. Artinya kita senang bersyukur masih diperhatikan oleh Yang Kuasa. Coba kalau kita dicuwekin, jadi inget sajak yang ditempel di blognya Yoan, “Bahkan dosa kita tak akan diterima”, dicuwekin abis…

  3. hmmm

    kalau saya lebih suka menyimpan kesenangan sampai saat terakhir. Dan biasanya juga tidak TERLALU senang , sehingga kadang dipikir saya tidak anthusias. Mungkin ini hanya pembatasan diri agar tidak takabur. Jangan terlalu senang dan jangan terlalu sedih (kalau yang sedih biasanya sulit untuk saya…pasti sedih banget hiks)

    EM

    1. Iya, kalau saya berani senang karena sudah berani kalau ga sesuai dengan
      yang diharapkan.
      To sum up, tadi pernah senang. Coba kalau tadi ga senang dan diakhir ga
      sesuai yang diharapkan, rugi banget deh.

  4. Hahahaa ..
    Suka banget waktu kamu bilang, untung tadi udah sempet seneng, coba kalo kesenengannya ditahan ??

    Bener juga ya Mang, asal jangan takabur kali yaa ..?
    Hmm ..

  5. Kalo putri..contohnya bukan di bola, mang…tapi di badminton…
    Kalo kita menonton pertandingan badminton..kita akan menikmati detik2 perolehan angka…
    Meski pada awalnya pemain kita unggul..bisa saja beberapa detik kemudian justru kalah…dan akhirnya memang benar2 kalah….

    Ketika kita sudah tersenyum senang karena perbedaan angka yang begitu jauh….ternyata pemain lawan malah dapat mengengejar, menyamakan dan akhirnya mengungguli pemain kita..

    Memang harus berbesar hati …😀

    *eh..malah kepanjangan, ya ? he..he..*

    1. Gapapa malah mau panjang x lebar juga hahaha…
      Betul, apapun hasil akhirnya harus nerima.
      Kalau kalah ya terima kesedihan, kalau menang ya terima kesenangan,
      bersyukur maksudnya

  6. namanya roda selalu muter kan, kadang di bawah kadang di atas. jadi ya kalo dapat kesenangan dan jadi senang, gpp. sebaliknya, kalo dapat kesedihan dan jadi sedih juga gpp. I am actually in that learning process, menerima apapun yg terjadi mau yg seneng ato sedih. so kalo ada kesedihan, jadi bisa bersyukur dan percaya pasti akan ada kebaikan. ada ayatnya ya kalo ga salah: setelah kesenangan kita bakal dapat kesedihan, dan setelah kesedihan kita bakal dapat kesenangan.

  7. Gak sukaaaa bolaaaaaaaa…………:D

    biasanya kalo senang berlebih-lebihan bakal dapat petaka..upss…ini sekedar mitos loh..tetapi memang segala sesuatu yang berlebihan tidak baik bukan…?..

    Jadi bila mangkum ada kelebihan duit bolehlah dibagi ke eike..xixixiixi…

    1. Kalau ga suka mah, jangan di makan atuh… hahaha…
      Kelebihan duit? Insya Allah KALAU saya kelebihan duit saya kasih semuanya ke
      Evi…. Bentar ya, gw mau ngelamun lagi….😛

  8. Betul…dengan senang dengan prestasi yg kecil itu mendorong adrenalin untuk membuat prestasi yg besar…

    Apa kabar mangkum?

  9. Di sini senang di sana senang dimana-mana hatiku senang..la..la..la..la..la..1000x *lha lapo to iki kok malah nyanyi*
    mampir ya mang.. Maaf lama gak ke sini. Salam.

  10. haha tp cukup setuju jangan senang dulu..mungkin supaya kita controllable..nggak cepet puas..nggak cepet nyerah..nanti kita lengah..itu kan hidup seharihari hehe…

  11. Kalo soal urusan politik, kadang karena udah mumet milihnya (karena gak ada pilihan yg ideal)hasil apapun sekarang kok rasanya aku gak terlalu terkejut lagi dan reaskinya juga sudah dibedain antara cuex dengan senang2 aja…😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s