Bravo!

Nusantara Symphony Orchestra
Ga bawa kamera, tapi ini bukti saya udah nonton.

Sudah lama tidak mendengar Orchestra, kali ini nonton Nusantara Symphony Orchestra. Pemainnya lumayan kumplit dan ini adalah oke yang terkumpulit yang pernah saya tonton.

Berbeda dengan yang sebelum-sebelumnya di mana saya nontonnya di Goethe Haus, kali ini saya nontonnya di Balai Sarbini. Ruangan yang besar dan pemain oke yang lebih komplit (ada tympani nya segala) bikin pieces musik klasik yang dibawakan lebih empuk dan lembut. Kalau oke yang sebelumnya saya tonton, terdengar renyah (tapi tidak mengandung kolesterol dan gula ^_~).

“Cosi fan tuttte, K.588 : Overture” yang dibawakan oleh NSO menampilkan empat judul, yakni:

Cosi fan tuttte, K.588 : Overture
W.A. Mozart (1756-1791)

Flute Concerto No.1 in G major
W.A. Mozart (1756-1791)
Flutist : Marini Widyasari

Overture “The Herbrides”
(“Fingal’s Cave”) Op.26 (1830)
Felix Mendelssohn (1809-1847)

Symphony No.4 “Italian”
Felix Mendelssohn (1809-1847)

Ya ini adalah flute orchestra dengan Conductor Hikotaro Yazaki. Dua pieces pertama bernuansa pink. Mozart kan musiknya pinky yang mengalirkan lantunan musik cinta. Itu kata Chiaki Senpai di pelm Nodame Cantabile. Kalau yang Mendelssohn saya ga tau. Tapi yang Symphony No.4 “Italian” enak juga ternyata. Overall suka sekali. Tepuk tangan yang tak henti-hentinya setelah konser adalah salah satu kepuasan penonton. Tapi… ga ada yang bilang “BRAVO!!” hahaha… Masa harus saya yang teriak sih, kan saya ga ngerti musik klasik.

Sebenernya dari dulu pengen nonton Piano Concerto, tapi saya telat ternyata. NSO udah nampilin Piano Concerto bulan Oktober kemaren. Duh coba kalau ada mesin waktu, gw pengen nonton itu.

Ngomong-ngomong soal musik klasik, dorama live-action yang diangkat dari manga dan anime Nodame Cantabile, udah bikin The Movie nya juga. The Movienya ada dua bagian. Bagian pertama tayang di bisokop Jepang tanggal 19 Desember 2009 ini. Bakal ditayangin juga di Singapura, Malaysia, Brune, Hongkong, Taiwan, Prague dan Perancis. Di Indonesia ga ada yang mau beli hak tayangnya sih *hiks*. Cari2 tiket terbang ke Singapura sekitar tanggal 19 Desember, mahal2 euy. Gajadi deh. Kesempatan tinggal di The Movie bagian ke dua yang bakal tayang pada Spring Break 2010. Mungkin akhir April 2010 atau awal Mei 2010. Gambling nih beli tiket promo AA awal Mei semoga Nodame sedang tayang di Singapura. Amin.

PS: Kalau mau komen, klik link “Balas” di sebelah kanan judul tulisan ini.

6 thoughts on “Bravo!

  1. asyiknya….ikutan dunk…😦
    nanti klo gw di jakarta gw contact ya mang😀 kita ngupi2 bareng atau nonton orchestra bareng…hihihihi

    mangkum:
    Siap! Hehehe kapan mau ke mari, Bu dosen?😀

  2. Pertama > whahaha..
    Itu yg terakhir..
    Tiap postingan aja pak, dikasi tau cara ngomen..

    Kedua > sampai segitunya yah suka sama nodame..
    Kalo mau ke singapur..ajak2nya..
    Hehe..
    Menerima pemberian tiket..

    Ketiga> hmm ga paham musik klasik ko tau banyak sih..

    Keempat > jadi tertarik buat nongton gituan, kalo saya bener ga ngerti..
    Musik mahal haha..

    Kelima > kelimax deh shhh..jangan ribut..

    mangkum:
    Ke Singapur, hayu atuh, da murah tiket promo na mah, mahalan keneh Taxi ka Cengkareng, N3.
    Musik mahal? Tinggal download di internet terus dangukeun weh…😛
    Muhun lah tong ribut, nuju nyeri sirah yeuh…. -,-“

  3. Hah …
    Seleranya Ipey dari dulu emang paten punya …
    Sip … sip

    (saya belum pernah nonton pagelaran musik klasik seperti ini …)

    Salam saya

    mangkum:
    kalau si Om mah yang perform yah, ga pernah nonton jadinya..😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s