IBSN: Memitigasi Risiko Kecolongan Tabungan

Akhir-akhir ini masalah kecolongan dana rekening Bank mencuat kembali. Uang yang “dititipkan” di Bank dicuri orang. Modus operandinya memanfaatkan kelemahan kartu magnet yang masih menjadi bentuk default kartu ATM di negara kita. Si pencuri menggunakan alat-alat untuk skimming dan mendapatkan PIN yang ditempel di mesin ATM. Kebijakan BI yang menyarankan atau mewajibkan Bank untuk segera mengganti teknologi kartu ATM beserta mesinnya telah disampaikan pada Bank-Bank, namun implementasinya tidak akan secepat membalik telapak kaki. Tetap saja, dari kita sendiri yang harus memitigasi risiko kehilangan uang sendiri dari awal. Caranya?

Pertama, ganti PIN secara periodik. Karena meskipun mereka mendapatkan data yang disimpan di kartu magnetik, bagaimanapun mereka membutuhkan PIN untuk melakukan transaksi.

Risiko selanjutnya yang datang adalah lupa PIN karena keseringan diganti. Nah ini ada contoh PIN yang mudah diingat. Yang pertama adalah PIN ditautkan dengan bulan dan tahun, sehingga PIN dirubah sebulan sekali. Misalnya: 201001 untuk PIN bulan Januari 2010. Namun ini bakal gampang ketebak, makanya silakan berkreasi dengan kombinasi angka yang mudah diingat, misalnya untuk 2010, dua digit depan diganti dengan usia kita sehingga menjadi 2510. Dua digit terakhir, untuk bulan 01 dibalik dari bulan 12 dulu. Sehingga rumusnya 12-(bulan ke berapa)+1. Kalau Januari berarti 12-01+1 = 12. Kalau Mei berarti 12-05+1 = 08. Sehingga kita punya PIN 251008 untuk bulan Mei 2010. Nah begitu. Silakan berkreasi sendiri bikin rumus PIN yang mudah diingat.

Kedua, tabungannya jangan pake kartu ATM. Jadi, kalau mau ngambil harus datang ke Bank. Namun jaman gini, repot ya kalau ga punya kartu ATM.

Ketiga, biar kalau bisa dijebol, si maling ga bisa ngambil gede, pilih kartu ATM kelas paling bawah: classic atau apalah, jangan yang gold atau platinum.

Keempat, ini yang penting, kalau punya duit banyak, jangan disimpen di Bank tapi diinvestasikan di pasar modal. Insya Allah ga bakal ada yang maling hehehe…  Nah kan mulai Senin ini, 25 Januari 2010 bakal dijual tuh Sukuk Negara Ritel seri SR002. Beli lah instrumen itu, kuponnya 8,7% dengan tenor jatuh tempo 3 tahun. Lumayan menarik loh. Dan jangan lupa,  balinya lewat Danareksa… Pengen tahu tentang Sukuk kunjungi http://www.indosukuk.com (Hahahah… maaf ini ada nyempil adlibs…. :P)

4 thoughts on “IBSN: Memitigasi Risiko Kecolongan Tabungan

  1. Kemarin saya juga khawatir mang.
    Ada kehebohan tentang ATM tuh dimana2.
    Diam2 saya cek rekening saya.
    Alhamdulillah mang..aman..
    41.281 rupiah..
    Hehe

    mangkum:
    Benten sakedik sareng rekening abdi.
    Sing nambihan enol di pengkerna nu seueur nya neng😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s