#H-6: Berprasangka Baik sama Tuhan

Kebangun gara-gara berisik. Ternyata saya tidur di lorong penumpang penerbangan domestik melintas. Lihat jam di BB , sudah jam 5:20. Berkemas lalu Sholat Shubuh di surau. Sebelum pindah ke LCCT, saya siapin dokumen-dokumen lalu ngecek sebentar internet. Sebelum jam 7, saya berangkat ke LCCT. Pas jalan kaki menuju bis, saya baru tersadar kalau barusan liat jam di MangBook bukan di BB. Setahu saya, jam MangBook belum diset ke GMT+7, masih GMT+8. Panik! Nyalain BB, beneran deh sekarang menuju jam 8. Lari nyari Taxi, kata tukang jualan tiketnya, it can’t be helped. Iya sih. Sudahlah…! Mau naek Taxi juga ga bakal keburu.

Tarik nafas dalam-dalam, istighfar, berjalan tenang lalu cari tempat dukuk sambil makan dan ngopi pait. Don’t panic! What should I do? Ya yang pertama harus dilakukan adalah merubah jam MangBook ke GMT+7. Lalu, saya menemukan tiga pilihan:

1. Pulang ke Jakarta dengan memajukan tiket MAS. Emang agak malas sih trip sekarang ini. Maunya fokus dengan kerjaan yang sangat menyenangkan: Danareksa Bond Cloud, yakni mini bond trading system untuk internal para broker dan trader. OK cerita dikit mengenai kondisi bisnis di kantor: menyedihkan gara-gara kompetisi. Bisnis kami sekuritas sementara yang lain banyak yang terafiliasi dengan Bank. Ya seenak udel mereka aja nentuin tarif fee demi league table. Kami juara di league table di 3 tahun terakhir emang karena fokus di situ. Kalau diancurin begini marketnya, kami akan menderita. Oleh karena itu, bisnis brokerage mesti diaktifkan dengan cara benahin sistem internal dengan Danareksa Bond Cloud ini dan juga cari investor baru yang aktif di 2nd-ary market. Yup asing. We need to roadshow to the Big Apple city in order to keep our bottom line growing.

2. Tetap berangkat ke Tianjin dengan membeli tiket untuk flight besok. Harganya mahal sih.

3. Ganti destinasi wisata. Di Malaysia saja atau ke China Selatan yang harga tiketnya tidak semahal ke Tianjin. Kalau saya milih yang ini, maka saya akan benar-benar LOST.

Akhirnya, saya memutuskan untuk memilih pilihan ke-2 dengan senang hati. Kenapa senang hati?

Karena teringat kisah nyata atau rekaan di masjid ketika seseorang ketinggalan pesawat. Dia marah habis sama pegawai maskapainya karena ga diizinkan check-in. Sebal juga dianya. Tapi berita selanjutnya, pesawat yang ditumpanginya kecelakaan. Jadi, hikmahnya adalah berfikir positif sama Tuhan.

Awalnya, pengen jalan-jalan di sekitar KL, tapi males ya… Jadinya nulis blog ini sama ngerjain kerjaan kantor: Danareksa Bond Cloud. Ngerjain ginian di deket Surau karena disana ada soket listrik. Ada dua colokan, yang satu dipake anak cewek. Coba colokin, ga ngecharge. Dia lepas punyanya mempersilakan saya ngecharge. Dia bilang pake Melayu, duh saya kagak ngarti. Cepet kali awak bercakap (awak bahasa Melayu Malaysia artinya kamu, awak bahasa Melayu Indonesia artinya aku, sumber: Kaskus). Dia kiranya saya orang Malaysia padahal orang Indon.

“Iya, saya dari Indonesia. Awak sudah selesai?” saya bilang

Jadi ngobrol bentar deh langsung dia pergi.

Lagi enak-enak ngecharge, tiba-tiba ada yang minta chargernya nyolok. Ya udah dilepas.

“Soket yang itu tak elok”, dia bilang.

Seperti biasa, ngobrol lagi deh. Dibilang Indon lagi deh. Saya balas lengkap lagi deh: Indonesia. Tapi sepertinya emang semua orang Malaysia bilang Indon bukan buat menghina. Yasudahlah, selama niatnya begitu diterima saja. Tapi saya ga habis akal. Daripada bilang dari Indonesia, saya selalu bilang dari JAKARTA instead of Indonesia. Jadi, mereka ga bakal bilang Indon deh. Pakcik ini duduk sambil mainin hapenya yang udah soak. Saya khusu’ sendiri dengan MangBook. Terus dia bilang mau ngerokok ke luar, tolong titip. Yasudah, saya akan berjam-jam di sana juga. Jadi aman lah.

Habis ngerokok, balik lagi. Ngajakin ngobrol dan maksi. Ternyata dia tentara Malaysia yang ditugaskan di program PBB: UNIFIL di Lebanon untuk menjaga perbatasan dengan Isreal. Sepertinya dia baru pertama ke Luar Negeri soalnya dia nunjukkin passportnya yang baru satu cap: imigrasi ke luar Malaysia. Tapi dia bingun kenapa tadi ga dicap masuk. (Nah sekarang pas saya nulis ini jadi bingung, kok ga ada cap imigrasi Lebanon? Au ah.) Dia tinggal di kota kecil di negara bagian Sabah, sebelah Selatan.

Makan nasi lemak, ditraktir sama dia. Dia rada-rada show off dengan membayar pake USD ke kasir cewek cantik di salah satu kedai makanan di KLIA. Tapi untungnya orang Malaysia baik-baik, jadi aja pada bercanda. Kalau di Jakarta, mungkin dalam hati bilang, “Siapa sih lo?  So akrab banget deh lo!” *dengan judes dan buang muka (ke tong sampah, LOL)*. Habis itu ya saya mah balik lagi ke kursi tadi, kerja lagi… hahaha… kasian dia. Dia nitip lagi, kali ini mau mandi. Saya belum mandi. Sampai sebelum Maghrib ya begitu-begitu aja. Saya kerja dia pulang anting. Kalau dia ngajak ngobrol, saya tutup MangBook, menghargai dia. Ngobrol. Buka kamera. Keluarin tripod. Eh tapi mang Asep kelupaan. Quick release plate-nya masih nyangkut di kamera dia. Halah… ada ga ya yang jual ginian di Beijing? Sayang, ga bisa narsis deh nih ane.😛

Menjelang Maghrib, ditraktir lagi makan di KFC. Duh kenyang benerrr…. Lalu mandi dan sholat Maghrib di level 4. Di level 4 KLIA ada shower loh, baru tau saya. Habis itu saya pintong ke LCCT sementara dia mesti nungguin temen-temennya yang sesama UNIFIL di KLIA yang dijadwalkan tiba malam ini. Nyampe LCCT, saya ngantuk sangat. Langsung cari kursi berjejer yang ga ada pegangan tangannya di luar. Tidur 2 jam. Lumayan bikin cenghar.

Budget:
Tiket KL-Tianjin: MYR799 (~Rp2,3 juta)
Makan KFC: MYR15 (~Rp44 ribu)
Tiket KL-Tianjin (Loss): MYR236.5 (~Rp662,2 ribu)
Booking Hostel Tianjin (Loss): USD5.03 (Rp43 ribu)
Airport Bus (KLIA-LCCT): MYR2.5 (~Rp7 ribu)
Air mineral: MYR3.5 (~Rp9800 *mahal amir)

3 thoughts on “#H-6: Berprasangka Baik sama Tuhan

  1. cerita nya baru bgt neh. pasti skrg lg d tianjin ya?
    dtunggu kelanjutannya, pngn bgt ksana neh. great wall n forbidden city.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s