Transformers 3: The best!

Sempat terhambat sama aturan pajak perfilman, Transformers 3, meski telat, akhirnya bisa tayang juga di Indonesia. Di negara-negara lain film sekuel terakhir Transformers ini sudah turun bioskop. Di IMDb dan rottentomatoes, banyak orang yang ngasih penilaian jelek. Di IMDb hanya dapet nilai 6.6 dari 10. Sementara di rottentomatoes cuma dapet 67% yang suka, malah tomatometernya cuma 36%.

Pas tayang di bioskop, saya jadi sedikit terpengaruh. Rada-rada males nontonnya, selain karena malas ngantri di tayang perdana. Baru malam ini “berhasil” nonton tanpa rencana. Apa yang menurut saya bagus dari film ini?

Pertama, pemeran ceweknya si  Rosie Huntington Whiteley, di mata saya, jauh lebih seksi daripada Mikaela Banes a.k.a Megan Fox. Bibirnya mirip banget Cinca Laura. Hot! Itu sudah cukup bikin sekuel The Dark of The Moon ini lebih baik.

Kedua, ada penggalan pidato favorit saya. Apakah itu? Itu adalah pidatonya Kennedy:

I believe this Nation should commitment itself to achieving the goal, before this decade is out, of landing a man on the moon and returning him safely to earth. No single space project in this period will be more impressive to mankind, or more important for the long-range exploration of space; and none will be so difficult or expensive to accomplish.

This is the best speech that I ever heard.  Really long this kind of person to be my lovely Indonesia’s president.

Ketiga, manly…! Ada 2 scenes yang sangat keren. Pertama adalah scene skydiving menggunakan pakaian khusus: wingsuit. Sebelumnya, saya pernah melihat pembahasan baju skydiving ini, kalau ga di History, ya di National Geographic Channel. Keren bajunya jadi bisa terbang dengan kemiringan yang landai. Skydive adalah ketakutan yang belum saya taklukan. Saya lahir dari keluarga militer, kakek adalah prajurit TNI AD sementara dua kakek dari keluarga ibu adalah perwira TNI AU (lupa apa pangkatnya, Letjen kalau ga salah). Saya juga lahir di sekitar markas Kopasus yang waktu kecil suka seneng liat latihan pesawat yang lalu keluar tentara dengan payungnya.  Tapi ternyata hal itu belum membuat keberanian saya muncul menaklukan ketakutan ketinggian.

Scene ke dua yang manly yaitu di saat para prajuritnya si Lenox dan Sam serta si seksi Cheryl loncat mecahin kaca gedung yang lagi miring dihancurin Decepticon. Meluncur di atas kaca. Gila tuh…!

Keempat, semua ga ada yang ga setuju kalau efeknya paling tob markotob. Suka pas suaranya menggelegar mengetarkan kursi empuk studio 21 EX. Juara ni film…!

Yang kurang dari film ini, ceritanya mirip Transformers 2. Ada pejabat yang sok tau menentang “keputusan” Optimus Prime. Ya kebaca banget. Tapi itu ga mengurangi kehebatan film ini. Film ini sangat sesuatu!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s