Tanggal Baru Hijriah: Perbedaan Adalah Rahmat

Saat ini sedang seru perbedaan hari lebaran. Muhammadiyah dengan menggunakan kriteria wujudulhilal dan dengan metodologi hisab (karena wujudulhilal ga bisa dirukyat) mengumumkan hari lebaran lebih awal. Di lain pihak ormas lain, Persis yang menggunakan metodologi yang sama dengan Muhammadiyah: hisab tapi menggunakan kriteria imkanurrukyat mengumumkan lebaran sehari setelahnya. Sementara NU, menggunakan metodology rukyat dan kriteria imkanurrukyat memutuskan lebaran yang sama dengan Persis. Weh beda begini.

Meskipun beda, rasanya masyarakat muslim Indonesia sudah terbiasa berbeda tanggal sejak lama. Jadi kali ini, tidak menjadi issue penting. Yang jadi heboh bukan perbedaan hari raya ini, tapi perbedaan tanggal 1 Syawal di kalender (yang ditandain dengan 2 hari libur) dengan keputusan pemerintah. Rupanya hisab Kemendag kali ini ga inline dengan hasil rukyat. Sepertinya ini kejadian pertama kali. Soalnya, hisab dan rukyat di masa-masa sebelumnya menghasilkan hari yang sama. Ternyata, tim Kemendag menyadari ini di awal tahun 2011 tapi ga segera mengubah tanggal merah lebaran karena “malas” harus minta tandatangan 3 menteri.

Nah perbedaan penentuan tanggal qomariyah ini sebagian menyayangkan. Kebanyakan sih bingung. Kalau saya malah bersyukur karena jadi belajar dan dapat ilmu baru. Dua tahun lalu memang bingung kok bisa di Arab udah lebaran, eh di kita belum? Tapi ada Muhammadiyah yang seringkali sama dengan Arab. Karena keseringan beda inilah, bikin saya penasaran gimana caranya sih penanggalan Qomariyah itu? Bedanya dengan penanggalan Syamsiah apa? Pertanyaan-pertanyaan ini saya coba cari di Google. Tapi ga menemukan jawaban atau artikel atau blog yang membahas secara gamblang. Akhirnya, saya harus nyari jawaban pertanyaan per pertanyaan via Mang Google dan Neng Wiki satu per satu.

International Date Line (sumber: laurustravel.com)

Pertanyaan berawal dari kapan di daerah tertentu sudah masuk bulan baru? Terus kalau penanggalan Syamsiah (Gregorian) seperti apa? Akhirnya ketemu jawabannya adalah international date-line. International date line ini membelah (tegak lurus) samudera pasifik. Kalau globe digunting berdasarkan garis ini, maka akan didapati bahwa benua Amerika ada di paling kiri (barat), Inggris di tengah dan Indonesia paling timur. Oh ternyata ini kenapa kita disebut negara timur dan Amerika orang barat. Di tengah-tengah globe yang sudah digunting ada kota Greenwich. Oh rupanya International Date Line ini dibikin dari GMT (Greenwich Mean Time) yakni waktu rata-rata Greenwich. Jadi kalau waktu dirata-ratain, maka tengah-tengahnya ada di Greenwich. Rata-rata waktu kan 12 = (0+24)/2. Dari Greenwich dikurangi 12 jam ke kiri dan ditambah 12 jam ke kanan maka akan ada sebuah garis yang mempertemukan jam 00 dan jam 24. Garis tersebut adalah international date line tadi.

Oke, kita udah menemukan international date line. Nah terus pertanyaan saya selanjutnya adalah kalau international DAY line-nya gimana? Oh jawabannya gampang ternyata international date line dan international day line ada di garis yang sama. Jadi kalau di Alaska jam 14 hari Rabu, maka di Rusia paling timur (seberangnya Alaska) jam 13 adalah hari Kamis. Meski cuman beda satu jam seperti Jakarta Bali tapi harinya sudah berbeda. Kalau kita traveling dari Rusia ke Alaska misal ditempuh dalam 5 jam. Di Rusia jam 13 hari Kamis maka kita akan sampai di Alaska pukul 19 hari Rabu. Hahaha… mudaan deh sehari.

Nah ternyata masalah perubahan tanggal penanggalan Syamsiah sudah terpecahkan. Sekarang pertanyaannya bagaimana dengan penanggalan Qomariyah?

Berbeda dengan penanggalan syamsiah (matahari) yang serba mutlak, ternyata penananggalan qomariyah (bulan) serba relatif. Penanggalan syamsiah menggunakan dua objek angkasa: Matahari dan bulan. Setahun satu kali revolusi matahari kembali ke titik awal. Anda tau gimana caranya membuktikan bahwa tanggal 1 Januari tahun ini posisi bumi ada di tempat yang “sama” dengan tanggal 1 Januari tahun lalu? Saya ngga tau karena belum belajar.

Sekarang kalau penanggalan Qomariah menggunakan tiga objek angkasa: Matahari, Bulan dan Bumi. Kata Allah setahun itu ada 12 bulan. Oh oke berarti ga ada revolusi-revolusian. Satu bulan emang seperti apa? Satu bulan adalah sejak bulan baru (bulan sabit pertama) sampai dengan bulan mati (gelap). Biasanya sebulan menghabiskan waktu 29 atau 30 hari. Sehingga bulan penuh ada di tanggal 14 atau 15. Sering denger kan bulan purnama tanggal 15? Nah ini pake penanggalan Qomariah bukan Syamsiah. Kalau tanggal 15 bulan Syamsiah mah ga berarti apa2 sama sekali.

Posisi relatif matahari-bulan-bumi sejajar ini terjadi ketika bulan mati. Dikatakan bulan baru jika posisinya sudah bergeser sedikit. Tahu dari mana kalau posisi matahari-bulan-bumi sudah bergeser? Karena kita ada di bumi, maka ketika posisi matahari-bulan-bumi bergeser akan menimbulkan bulan sabit pertama. Nah ini yang kita observasi, kalau ada bulan sabit pertama, maka hari itu adalah masuk ke bulan baru (1 Syawal misalnya). Cut off nya adalah pas Maghrib karena hari baru di kalender Qomariyah adalah dimulai dari Maghrib (dan ini jamnya relatif, kalau Gregorian kan jam 00 dan itu mutlak). Jadi kalau di daerah A pada saat Maghrib ga keliatan bulan sabit pertama maka di hari itu (sejak Maghrib sampai mau Maghrib nanti) masih termasuk bulan lama.

Qomariyah Date Line
Qomariyah Date Line (source: tdjamaluddin.wordpress.com)

Jika semua titik di bumi melakukan rukyat pada saat maghrib, maka akan didapatkan Qomariyah Date Line yang memisahkan daerah dengan tanggal lama dan tanggal baru (sama seperti International Date Line). Berbeda dengan International Date Line di Pacifik, Qomariyah Date Line tidak melulu tegak lurus. Bahkan bisa miring banget.

Nah, jika Qomariyah Date Line ini memisahkan wilayah Indonesia dan Arab Saudi maka pada hari itu Indonesia masih di bulan lama sedangkan Arab Saudi sudah masuk bulan baru. Artinya pada NAMA HARI yang sama (misal Selasa), di Arab Saudi sudah masuk penanggalan bulan baru (misal 1 Syawal) sedangkan di Indonesia masih menggunakan penanggalan bulan lama (misal 30 Ramadhan).

Pertanyaannya kenapa kok pada NAMA HARI yang sama tanggal Qomariah bisa berbeda? Ini simpel aja karena International DAY line tidak segaris dengan Qomariyah DATE line. Kalau segaris mah pasti sama. Kondisi International DAY line dan Qomariyah Date Line yang segaris itu peluangnya kecil. Jadi pasti seringnya di beberapa negara, misalnya Idul Fitri dirayakan di NAMA HARI yang berbeda meski tanggalnya sama 1 Syawal.

Kemarin siang ternyata secara tak sengaja menemukan blog Profesor Astronomi yang membahas ini (tdjamaluddin.wordpress.com). Alhamdulillaah ternyata pemikiran saya yang ga tau astronomi ini seiring dengan pemikiran beliau. Senang!😀

Note: Tulisan ini bukan tulisan ilmiah, silakan lirik blog Pak Thomas Djamaluddin untuk mendapatkan ilmu yang komprehensif. Di sini saya cuma ingin sharing bahwa perbedaan menimbulkan pertanyaan. Dan tulisan ini adalah hasil pencarian atas pertanyaan-pertanyaan saya mengenai penanggalan Qomariyah. Sehingga saya ngasih istilah Qomariyah Date Line dan International Day Line untuk mempermudah pencarian saya aja. Ga ada istilah kek gitu sebenernya…😛 Pesannya adalah kalau berbeda jangan bermusuhan tapi be smart! Ya buat saya pencarian ini sudah termasuk hal yang smart. (Ketauan kan gue bodo-nya, kek gini aja dibilang smart)

2 thoughts on “Tanggal Baru Hijriah: Perbedaan Adalah Rahmat

  1. mau tanya, mang… Penanggalan Qomariyah itu berdasarkan penampakan bulan sabit dan dimulai saat setelah maghrib.. Seandainya, di saat maghrib, bulan sabit belum tampak misal dikarenakan faktor cuaca dan lain2 kemudian beberapa jam kemudian saat melakukan pemeriksaan ternyata bulan tersebut tampak. Penanggalan awal bulan jadinya gimana mang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s