#H-3: Bersepeda di Beijing

Rabu, 4 Mei 2011

Di hari ini, ada dua kegiatan yakni bersepeda mengeskplorasi kota Beijing dan pergi ke Olympic Sports Center. Seperti biasa pagi-pagi sebelum berangkat dari Hostel, nangkring dulu di loby sambil sarapan sambil liat peta kota Beijing buat menentukan jalur sepeda, biar ga nyasar. Di kota asing, ibu kota negara berkembang yang ekonominya lagi tumbuh pesat di atas 10% per tahun, kemungkinan kejahatan sangatlah ada. Jadi, pas bersepeda sendirian diatur bagaimana caranya ngga kelihatan orang yang nyasar, haha… (ngga ngaruh)

Nyewa sepeda lupa berapa harganya, kemungkinan sekitar Rp200rebuan sehari. Nanti kalau udah selesai ada uang yang dibalikin tapi saya lupa berapa. Maap ya… Prakiraan cuaca yang dipajang di meja receptionis hostel menunjukkan kalau hari ini suhu Beijing di sekitar 9-15 derajat Celcuis kalau ga salah ya…. Pokoknya dingin deh. Tapi saya ngga pernah merasakan suhu sedingin itu. Jadinya, kostum sepeda sama kayak di Jakarta, yakni celana pendek dan kaos. Secara ya… teorinya, kalau sepedahan pan keringetan dan panas, jadi suhu dingin teroffset dengan suhu badan.

Pilih-pilih sepeda ternyata ga ada yang bagus ☹. Emang di Beijing orang pada pake sepeda jelek. Ya dari sekitar lima stok sepeda yang ada, saya pilih yang terbagus, selain sepeda karyawan yang ternyata bagus.

Pilih-pilih sepedaaa….

Bismillah… jreng-jreng-jreng… seratusan meter bersepeda saya balik kanan setelah menyadari teori saya akan suhu ternyata salah besar. Dingin banget.. brrr…. Pulang ke hostel buat ganti baju doang ke jaket dan celana panjang yang mana saya cuma bawa celana jeans. Ternyata pake setelah jaket dan celana jeans, kegiatan bersepeda saya terasa nyaman…. ☺

Di Beijing, tidak diperkenankan sepeda motor macem di Jakarta. Sebagai gantinya, penduduk kota sana menggunakan sepeda. Ada jalur sepeda khusus macem di Jogja gitu. Malah di jalan utama yang melintasi Tiananmen Square dan Forbidden City, lebar jalur sepeda itu sama dengan lebar jalur mobil. Keren…! Pagi-pagi, aktivitas penduduk kota Beijing adalah membonceng anaknya menuju sekolah. Pemandangan yang mengharukan!!

Seorang Ibu mengantar anaknya ke sekolah dengan sepeda

Ketika saya ingin melewati jalan Wangfujing, saya dicegat sama petugas berseragam di sana. Oo… di jalan pusat perbelanjaan macem di Orchard Road kalau di Singapura mah, tidak diperkenankan kendaraan lewat termasuk sepeda. Di sana hanyalah pejalan kaki yang boleh masuk. Bingung, peta yang sudah diset di penginapan ternyata harus diubah secara spontan. Langsung aja ngambil belok kanan dan ikutin jalur ga tau kemana haha…

Tibalah di Tiananmen Square. Ada beberapa pengguna sepeda penduduk lokal yang masuk jalur trotoar. Ya saya bingung jadinya kok masuk jalur trotoar? Yasudah diikutin aja. Duh ternyata di trotoar itu lagi rame-ramenya. Banyak pasukan militer yang lagi baris berbaris pula. Weks… takut diomelin sepeda ga boleh masuk trotoar. Dengan muka innocent, saya cuwek aja menerobos para tentara berbaju hijau tai kuda itu, haha… Di Tiananmen Square nya sendiri, ribuan orang sudah sedang berkumpul di sana. Ditambah masih banyak bis wisatawan yang didominasi oleh wisatawan lokal (well, China pan luas banget ya… jadi banyak juga orang China domestic yang bukan orang Beijing berwisata ke ibukota). Tiba-tiba saya langsung stress melihat ribuan orang kayak gitu. Stress terakhir melihat banyak orang itu ketika di India, tepatnya di Old Delhi. Orang banyak banget.

Bersepeda berlanjut untuk menyurvei tempat penginapan ke dua saya. Jadinya nanti pas pindahan ngga kayak orang bego apalagi sambil bawa koper gitu. Ketemu juga.

Setelah dari situ, saatnya jalur pulang melewati jalan yang berbeda. Rada-rada nebak aja di jalan yang sepi belok kiri atau kanan, haha… Di business district-nya saya istirahat dulu sebentar sambil duduk di trotoar di salah satu perempatan di sana. Ada beberapa eksmud yang nungguin giliran lampu ijo buat nyebrang. Jadi ngelamun, kalau di Jakarta, saya yang kayak mereka, melihat orang asing markirin sepeda bututnya di pinggir trotoar sambil duduk di kursi. Hm…

Setelah dari situ, saya juga melewati jalur yang melingkari Forbidden City. Ketemu cyclist bule di sana tapi ga menyapa. Cuwek aja… Tibalah di penginapan lagi dengan jalur yang berbeda. Well, lumayan lah, agak tergambar kota Beijing itu seperti apa sekarang.

Sore-sorenya cuaca agak mendung di tengah suhu yang dingin. Saya berjalan ke stasiun subway terdekat menuju ke Olympic Sport Center. Posisinya agak jauh dari tengah kota. Namun, pemerintah setempat membangun jalur subway khusus untuk ke situ loh dari jalur subway downtown Beijing. Di stasiunnya masih dihiasi gambar-gambar olimpiade.

Tiba di stasiun Olympic Sports Center, disambut dengan hujan. Ketika hujan udah gerimis, saya jalan aja menuju Bird Nest Stadium. Kemudian mencari spot yang bagus buat foto itu stadium dengan mengitarinya. Ada sungai. Ya… Sungai ini, sekali lagi, mengikuti fengshui naga. Nah kalau ada sungai nanti kalau stadiumnya nyala bakalan ada refleksi bagus. Saya terus aja mencari sungai yang agak luas, biar refleksinya bagus. Tiba lah di satu spot yang bagus. Tapi saya tunggu sampai nyala. Sambil nunggu, saya liat peta di situ. Lalu lihat posisi sekarang ada di mana. Dan dem! di petanya ternyata sudah ada rekomendasi spot pengambilan gambar yang bagus di mana. Ga seru ah! Udah cape2 nyari sendiri, ah ternyata udah dikasi hint di peta. Semakin ramailah orang-orang di spot itu.

Aquatic Something… gedung buat kolam renang….
Bird Nest Stadium

Setelah dari situ, saya ke gedung buat renang, namanya Aqua something gitu deh. Bagus, warnanya biru dengen gelembung-gelembung. Habis dari situ ke mana lagi ya… Pulang deh keknya.

PS: udah agak lupa, jadi kalau salah-salah dikit ceritanya, mohon maap ya… Nanti deh kalau ada yang inget, diupdate lagi…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s